“Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.” 2 Korintus 3:2.
Kesaksian yang paling efektif dari orang Kristen adalah hidup orang Kristen itu sendiri. Hidup seseorang yang diubahkan oleh karena Kasih dan kuasa Roh Kudus yang bekerja di dalamnya akan berbicara jauh lebih “keras” daripada jutaan kata-kata. Jadi sebenarnya hidup orang Kristen adalah senjata yang ampuh untuk menjangkau orang-orang yang belum diselamatkan.
Kata “dikenal dan dibaca” dalam ayat di atas sudah menunjukkan kepada perbuatan yang bisa dilihat dan dirasakan dari setiap orang percaya di dalam kehidupan yang berdampak. Beberapa contoh kesaksian yang gagal; Mahatma Gandhi di depan ribuan mahasiswa Kristen di Colombo berkata, “seandainya kekristenan hanyalah khotbah di bukit, maka saya telah menjadi Kristen. Tetapi karena hidup orang-orang Kristenlah maka saya tidak mau menjadi Kristen.” Ini dialami Gandhi ketika ditolak masuk gereja oleh orang kulit putih. Friedrich Nietzche, seorang filsuf atheis berkata. “ saya akan percaya pada jalan keselamatan mereka (orang Kristen} apabila mereka sedikit lebih terlihat seperti orang yang sudah diselamatkan.” Lain lagi kisah Anton Szandor La Vey sang pendiri gereja setan, yang pada mulanya seorang yang taat beribadah dan melayani di gereja. Ia melihat banyak orang Kristen yang hidup dalam kemunafikan dari orang-orang yang aktif di gereja, akhirnya mendorong dia untuk membuat gereja setan yang bebas mengumbar nafsu tanpa dibungkus kemunafikan.