Kepemimpinan Kristen di abad ke-21 menghadapi tantangan yang sangat kompleks: globalisasi, digitalisasi,
kemunduran moral, konflik sosial, dan pluralisme agama yang kian tajam. Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin
Kristen yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki karakter Kristus, kematangan rohani, dan kepekaan kontekstual. Buku ini disusun sebagai panduan teologis-praktis bagi mahasiswa teologi, pelayan gereja, maupun siapa saja yang terpanggil untuk memimpin dengan hati seorang hamba dan visi seorang nabi.